30 Januari 2022 Alhamdulillah SAH juga wkwk.. Nggak pernah nyangka dan nggak pernah kepikiran to be your wife .. Prepare nikahan kilat banget kurang lebih 40 hari, dan alhamdulillah semuanya memuaskan hohoho.. Proses kenalnya 2 tahun tapi baru ketemu 3x dan ngerasa klik banget, kayak fellingnya tu kamu aja.. Alhamdulillah Allah ngasih suami hebat kayak kamu yang, dimataku kamu sempurnaaaaa .. ILYSM RCP 💓💓💓💓
Postingan
Tahapan dalam Pembuatan Skripsi
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
hello bertemu lagi sama aku yang besok mau uas sama presentasi basing, padahal dah semester 8 lho masih aja kuliah wkwk.. disini ak bakalan menyampaikan tahapan membuat skripsi versi aku yaa diinget sekali lagi Versi Tiara Adelinaa... lets go... Skripsi Keperawatan out line nya terdiri dari bab 1-6 bab 1-3 seminar proposal kemudian lanjut bab 4-6 lalu seminar hasil Tahapan menurut aku di awal kamu udah menentukan apa tema yang kamu mau. Semisal nih aku mau keperawatan jiwa trs menjurus lagi mau yang kayak gimana ke pasien masyarakat mahasiswa atau apa, nah kalo udah di elemen2 itu fenomena yang banyak terjadi apa. Ex: Jiwa>mahasiswa>banyak mahasiswa mati bunuh diri karena putus cinta (ini misal lhooo) nah kalo udah kamu cari deh kuisioner yang berkaitan sama itu ada enggak. nyarinya berdasar judul tema kamu itu cari kuisioner yang udah baku kalo perlu yang udah ada uji validitas sama reliabilitas biar enak terus m...
Paper Innitial Assesment pada BLS
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
BAB I Pendahuluan A. Latar Belakang Initial Assessment atau pengkajian awal korban cedera kritis akibat cedera multipel merupakan tugas yang menantang, dan tiap menit bisa berarti hidup atau mati sehingga diperlukan sistem pelayanan tanggap darurat untuk mencegah kematian dini (early) karena trauma yang bisa terjadi dalam beberapa menit hingga beberapa jam sejak cedera. Kematian dini yang sering terjadi pada korban cedera gawat darurat diakibatkan oleh oksigenasi yang tidak adekuat pada organ vital terutama otak dan jantung. Tujuan pengkajian awal adalah untuk menstabilkan pasien, mengidentifikasi cedera / kelainan pengancam jiwa dan untuk memulai tindakan sesuai, serta untuk mengatur kecepatan dan efisiensi tindakan definitif atau transfer kefasilitas sesuai. Setiap kejadian kegawat daruratan selalu menampilkan bahaya dan kesulitannya masing-masing. Paper ini akan membahas mengenai petunjuk umum dalam mengelola korban gawat darurat khususnya pada ta...